Saturday, June 16, 2012
ancaman hidup
dan kembali lagi
kenangan yang tertinggal
dimana aku terbunuh olehmu
tersayat tajamnya bilah pandanganmu
terkapar di ujung senyumanmu
terkubur dalam peluk kerinduanmu
lantunan nada tawa candamu
mengiringi kematianku
kian jauh terpendam
dalam kubur bernisan kerinduan
rasa darimu
bertahan di ujung ingatan
SAKIT........
luka bekas peluk kerinduanmu
benar benar membuhuh bayang waktuku
hingga angin pun berdarah
SAKIT.............
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment